post

Apa ada dari kalian yang pernah menyaksikan secara langsung seperti apa mesin roullete di rumah Kasino, yang mana jenis permainan ini memakai media bola Roullete yang diluncurkan searah putaran jarum jam dan lalu bola tersebut bakal berhenti di satu titik angka. Sudah pasti kalian semua takakn mengetahui secara pasti ke nomor mana bola itu akan berhenti.

Nah permainan judi kasino itu layaknya sebuah bola roullete yang berputar tak karuan, bola tersebut nantinya akan sampai di satu titik yang menentukan kalian menang atau kalah. Oleh karena itulah seorang yang kaya bisa jatuh miskin, sebaliknya pun demikian.

Dan di bawah ini kami hendak berbagi pada kalian semua soal kisah beberapa pemain judi yang mengalami nasib tragis usai kalah bermain judi. Mari simak daftarnya berikut ini :

  • Robert Maxwel – Kalah USD 2.250.000

Boleh percaya boleh tidak, seorang bos besar dari satu perusahaan media di Inggris ini harus mengalami kekalahan lebih dari USD 2 juta lebih hanya dalam rentang waktu tiga menit saja. Dia berbuat aksi gila dengan memainkan tiga mesin Roullete berbeda di kasino Les Ambassadeurs London.

Karena keputusannya tersebut, dia telah melakukan kesalahan terbukru sepanjang hidup dan karirnya yang dimana ia gagal membayar utang perusahaan dan malah terjerembab dalam utang yang nilainya mencapai jutaan dollar. Sampai dia menghembuskan nafas terakhir pun pada tahun 1992, hutangnya masih tersisa jutaan dollar.

  • Jimmy White – Kalah USD 3.150.000

Jimmy White, seorang player Snooker ini mengaku telah mengalami kekalahan mencapai USD 3 juta, yang mana uang tersebut habis untuk memainkan taruhan Balap Kuda dan Blackjack. Tak berhenti sampai disitu saja, dia termasuk orang pecandu kokain dan peminum alkohol yang berat. Selain itu juga dia pernah kalah dalam final kejuaraan Snooker Dunia tahun 1994, lalu menghabiskan semua hadiah Runner-Up sebesar USD 200.000 tak lebih dari 24 jam saja.

  • Akio Kashiwagi – Kalah USD 10.000.000

Akio Kashiwagi harus mendapat nasib buruk di dalam hidupnya. Meskipun berhasil mendapatkan USD 100 juta pertahun lewat bisnis yang digelutinya, namun disaat dia coba – coba bermain di Kasino Trump Plaza, Atlantic City. Dirinya mulai memasang taruhan pada nominal USD 12 juta dan kalah, namun belum menyedah dan kemudian memasang taruhan lagi sebesar USD 10 juta akan tetapi dari hasil bermainnya tersebut dia hanya membawa USD 2 juta saja. Beberapa waktu berselang dia lantas dibunuh dengan cara ditikam secara brutal sebanyak 150 kali memakai pedang samurai lalu mayatnya digeletakkan di dalam rumah.